Minggu, 31 Agustus 2014

Narasi Kelam Novel Dongeng Ketigabelas

“Ceritakan padaku yang sebenarnya. ”
Cuma dengan kalimat itu bisa bikin seseorang Margaret Lea, seseorang penulis biografi muda penyuka buku mendatangi seseorang pendongeng populer yang kaya, Vida Winter. Dia orangtua yang sombong yang mempunyai banyak cerita dalam kehidupannya. Tetapi, tak ada satu juga cerita yang betul-betul riil.
Vida mengundang Margaret Lea untuk bercerita perihal hidupnya. Tetapi, Vida meminta Margaret untuk memerhatikan ceritanya satu persatu. Cerita mereka juga diawali dari suatu keluarga Angelfield.
Cerita yang dengan diawali teka-teki kehidupan seseorang wanita pendongeng tua yang bukunya senantiasa laku, Vida Winter. Dia menjelaskan cerita perihal kehidupan suatu keluarga, tanpa ada sedikit juga memasukkan unsur " saya " di dalamnya. Narasi yang dituturkannya seperti dongeng lain yg tidak berkesudahan.
Di segi lain, Margaret tak dengan cara segera menelan bulat-bulat narasi Vida. Dia mencari tahu perihal keluarga Angelfield yang dikisahkan Vida, mencari jejak-jejak yang tersisa dari cerita saat lantas untuk meyakinkan tak ada yang salah. Hingga pada akhirnya, penelusuran Margaret serta narasi Vida juga nyaris selesai. Margaret di buat tercengang oleh akhir cerita yg tidak terduga.
Novel Misteri Berbalut Judul Dongeng
Juga sebagai suatu novel, Dongeng Ketiga Belas mampu memberi sentuhan misteri yang bikin pembaca tak dapat letakkan buku itu. Pembaca diseret untuk mencari tahu, terbenam berbarengan riset Margaret, bahkan juga pembaca juga dihadapkan pada teka-teki Margaret sendiri.
Teka-teki apa yang bikin Margaret terseret oleh narasi sang pendongeng tersohor? Apa yang disembunyikannya? Sang pengarang, Diane Setterfield sukses membalut misteri didalam novel ini, digabung dengan cerita kelainan psikis, pembunuhan, kecurangan, serta pikiran jahat yang lain.
Jenis Penceritaan
Ada dua type penceritaan dalam novel ini. Yakni, penceritaan orang pertama. Yang bercerita waktu itu yaitu tokoh Margaret. Type ke-2 yaitu penceritaan orang ketiga, yakni peristiwa dikisahkan dengan cara detil, tokoh juga hidup serta bergerak.
Sang pencerita seperti tuhan dalam cerita itu. Saat perpindahan bentuk penceritaan berlangsung, itu lebih ke arah tokoh Vida yang menceritakan perihal keluarga Angelfield serta anak-anak yang mempunyai kelainan psikis.
Rekomendasi
Novel berjudul asli The Thirteenth Tale, serta ditranslate dengan judul Dongeng Ketiga Belas, terbitan Gramedia ini, merasa sangatlah kelam. Sampai, bikin bulu kuduk bergidik saat membacanya.
Di segi lain, buku ini bak magnet yang bikin pembacanya tak berhenti untuk mencari tahu hal yang sesungguhnya berlangsung. Ada rahasia apa dibalik keluarga Angelfield? Lantas, sesungguhnya apa yang disebut dengan " dongeng ketiga belas "? Seluruhnya bikin penasaran hingga susah sekali berhenti saat telah mulai membacanya.
Novel yang layak memperoleh pujian. Anda mesti membacanya, serta siap-siaplah terbenam dalam misteri Dongeng Ketiga Belas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar